Beberapa waktu yang lalu terdengar kabar ada murid satu dojo diambil oleh dojo lain ntah Senseinya yg ambil atau pengurusnya.
Dalam tulisan saya yang terdahulu apabila teori persaingan/pertandingan yang digunakan dalam aikido akan terasa sekali ketika akan mengikuti ujian satu sama lain antara uke dan nage akan menghalang-halangi teknik atau waza tersebut dapat bekerja.
Hal yang sama terjadi dalam organisasi tapi dalam organisasi semacam aikido sebaiknya dihilangkan peluang untuk berkompetisi supaya menghindarkan friksi atau semacam benturan.
Hubungan kekeluargaan harus lebih diutamakan dan antara senior dan junior harus dijaga dan saling harga menghargai.
Oleh sebab itu ciri beladiri aikido adalah tidak ada konsep pertandingan, tukar menukar pukulan karena konsep pertandingan dalam seni beladiri akan mereduksi nilai pertarungan yg sesungguhnya untuk membela harkat dan martabat manusia sg mahkluk mulia.
Sepertinya klise ungkapan yang saya tulis diatas, tapi apakah berani mengaku aikido kalau tidak bisa menerapkannya dalam kehidupan ???